Perkuat Sinergitas, Pemko Tanjungbalai dan KKP Bahas Kepmen No 16 Tahun 2024 dan Usulan Penyelesaian Permasalahan Sedimentasi Perairan Sungai Asahan

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Tanjung balai Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai perkuat sinergitas dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui zoom meeting yang berlangsung di Command Center, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (22/7/2025)

Rapat koordinasi nasional yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membahas Revisi Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 16 Tahun 2024 serta penanganan sedimentasi laut yang diusulkan oleh sejumlah Pemerintah Daerah, salah satunya Kota Tanjungbalai

Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina dan OPD teknis diantaranya Baperida, Inspektorat, Dinas Perikanan, Dinas PUTR, Dinas Lingkungan hidup, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pangan dan Pertanian dan Dinas Kominfo.

Pertemuan ini merupakan bentuk komitmen dan sinergi lintas sektoral dalam mengawal isu-isu strategis daerah khususnya Pemko Tanjungbalai di tingkat nasional.

Kegiatan yang berlangsung via daring dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya di Jakarta (11/7). Pertemuan kali ini bertujuan mendukung pelaksanaan kebijakan penataan ruang laut yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, serta menjawab tantangan lingkungan pesisir yang semakin kompleks akibat sedimentasi di perairan sungai Asahan, Kota Tanjungbalai

Dalam kesempatan itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut, Victor Gustaaf Manoppo menyampaikan akan membantu dan mempercepat implementasi pembersihan sedimentasi sungai Asahan yang menjadi usulan Pemko Tanjungbalai dimana kondisinya mengalami pendangkalan sehingga mengakibatkan laju transportasi kapal yang melalui sungai tersebut terhambat

Terkait hal tersebut, KKP mengatakan siap membantu Pemko Tanjungbalai dalam merealisasikan rencana pembersihan sedimentasi dan segera melakukan pengkajian atas usulan tersebut, penyiapan dokumen perencanaan sampai pelaksanaannya kegiatan dimaksud nantinya, ungkap Victor Gustaaf Manoppo

Sebelumnya, Wali Kota Tanjungbalai menyampaikan langsung kondisi perairan sungai di Kota Tanjungbalai dan kendala yang dihadapi daerahnya akibat sedimentasi yang cukup parah di wilayah pesisir selat Malaka khususnya sungai Asahan. Menurutnya, kondisi sedimentasi yang terus terjadi telah mengganggu jalur lalu lintas nelayan dan pelabuhan saat ini yang juga merupakan salah satu jalur utama distribusi barang dan mobilitas masyarakat. Tak hanya itu, sedimentasi juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tergenangnya yang permukiman warga dan Pusat Kota saat banjir rob datang

Pemerintah Kota Tanjungbalai sebelumnya telah menyampaikan surat Wali Kota Tanjungbalai kepada Menteri Kelautan dan Perikanan c.q Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Nomor 523/8413 tanggal 19 Mei 2025 perihal permohonan penyelesaian permasalahan sedimentasi di pesisir Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Asahan yang meminta bantuan dan dukungan terhadap penyelesaian permasalahan sedimentasi di sungai Asahan khususnya yang berada di alur pelayaran di sungai Asahan

“Persoalan sedimentasi ini tidak hanya menghambat aktivitas pelabuhan, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat kami. Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat segera merespons dan mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini secara menyeluruh,” ujar Mahyaruddin Salim

Adapun agenda utama rapat meliputi pembahasan revisi regulasi, penyampaian masukan dari para stakeholder, serta penyusunan rencana tindak lanjut yang strategis demi terwujudnya pengelolaan ruang laut nasional yang terintegrasi.

Diakhir pertemuan, Wali Kota Mahyaruddin mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mendoakan agar usulan yang telah disampaikan terkait rencana penyelesaian permasalahan sedimentasi ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat dan mendapat perhatian serius dari KKP. Ia berharap langkah ini menjadi awal dari penyelesaian persoalan sedimentasi yang telah lama menjadi tantangan di wilayah pesisir Tanjungbalai.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-05-24 131624
Wali Kota Padangsidimpuan Bahas Pengembangan Transportasi Udara Bersama Tim Bandara AH Nasution.
WhatsApp Image 2026-05-23 at 16.10
Anggota DPRD Langkat Sunarman, S.ST Gelar Reses Masa Sidang II TA 2026 di Kecamatan Hinai
IMG_20260523_180420
Buka Perkemahan Sabtu-Minggu, Wakil Bupati Tapteng : Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air, Perkuat Wawasan Kebangsaan
Screenshot 2026-05-24 130535
Gemakan Syiar Al-Qur’an, Wali Kota Padangsidimpuan Resmi Buka MTQ ke-XXV Tingkat Kota Tahun 2026
IMG-20260522-WA0165
Pemkab Deli Serdang dan KOJIRA Kolaborasi Perkuat Gerakan Kebersihan Lingkungan
WhatsApp Image 2026-05-21 at 21.57
KOJIRA Sumut dan Kemensos RI Antar ODGJ Eks Pasung ke Panti Sosial Berastagi, Bupati Karo Berikan Bantuan Sembako.
Hari ini saya mewakili pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan menghadiri Upacara Hari Ulang Tahun (1)
Zulkarnaen Hadiri HUT Satpol PP dan Damkar 2026, Tegaskan Pentingnya Sinergi Jaga Ketertiban Kota Medan
Setelah berkunjung ke PT Pelindo, hari ini saya melakukan kunjungan ke PT. KAI Divre I Sumut
Wakil Wali Kota Medan Bangun Sinergi dengan PT KAI, Fokus Benahi Drainase dan Permasalahan Rel di Belawan
Screenshot 2026-05-22 093119
Podcast MIRA: Sultan Mahmud Lamanjiji Bahas Masa Depan Kesultanan Deli dan Istana Maimun
Screenshot 2026-05-22 095254
Bupati Karo Lantik 73 Pejabat, Antonius Ginting Tegaskan Penguatan Birokrasi dan Pelayanan Publik
Polling