Sufmi Dasco: Pelayanan Jemaah Haji Harus Dipastikan Sejak Tahap Perencanaan

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Jakarta Jumat 25 September 2026 – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa pelayanan bagi jemaah haji Indonesia harus dipersiapkan secara matang sejak tahap perencanaan. Menurutnya, kesiapan sejak awal menjadi bagian penting untuk memastikan jemaah memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, dan optimal.

Hal tersebut disampaikan Sufmi Dasco setelah berdiskusi bersama pimpinan Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf serta Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal menjadi pembahasan, mulai dari evaluasi penyelenggaraan haji dan umrah, penguatan pelayanan bagi jemaah Indonesia selama berada di Arab Saudi, hingga kesiapan pemenuhan kebutuhan konsumsi jemaah.

“Pelayanan jemaah haji perlu dipastikan siap sejak dari perencanaan,” ujar Dasco.

Ia menekankan, berbagai hasil evaluasi penyelenggaraan haji perlu menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan berikutnya. Dengan perencanaan yang lebih matang, kebutuhan jemaah diharapkan dapat dipetakan dan dipersiapkan lebih awal.

Dasco juga menyampaikan bahwa DPR RI akan terus melakukan koordinasi terhadap hasil evaluasi bersama pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Kami di DPR RI akan terus mengoordinasikan hasil evaluasi ini agar penyelenggaraan haji semakin baik dan jemaah Indonesia mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan optimal,” tegasnya.

Pertemuan antara DPR RI dan Kementerian Haji dan Umrah tersebut menjadi bagian dari koordinasi serta evaluasi penyelenggaraan haji, khususnya dalam memastikan berbagai kebutuhan jemaah Indonesia dapat dipersiapkan secara lebih terencana.

Penguatan pelayanan juga menjadi perhatian setelah penyelenggaraan haji 2026. Evaluasi terhadap sejumlah aspek pelayanan diperlukan agar perbaikan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Ombudsman RI, misalnya, dalam hasil pengawasannya juga mencatat sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat, antara lain pengelolaan pengaduan, layanan kesehatan, transparansi seleksi petugas, serta sarana dan prasarana pelayanan.

Dengan koordinasi antara DPR RI dan Kementerian Haji dan Umrah, penyelenggaraan ibadah haji diharapkan semakin mampu memberikan kepastian pelayanan kepada jemaah Indonesia sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan di Tanah Suci.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot_20260925_135929_Instagram
Sufmi Dasco: Pelayanan Jemaah Haji Harus Dipastikan Sejak Tahap Perencanaan
Screenshot_20260925_115728_Drive
DPD Gerindra Sumut Hadiri Rakor DPP-DPD, Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Organisasi
Screenshot 2026-09-25 095217
Ranperda Perubahan APBD Labuhanbatu 2026 Disepakati, Bupati Maya Hasmita Tekankan Anggaran Responsif untuk Masyarakat
Screenshot 2026-09-25 094449
Terima Audiensi PGRI, Wali Kota Letnan Dorong Sinergi dan Perlindungan bagi Guru.
Screenshot 2026-09-25 093801
Pemkab Karo Gelar Sosialisasi INVER PPTPKH untuk Kepastian Hukum dan Penataan Kawasan Hutan
WhatsApp-Image-2026-09-25-at-06.12
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Federasi Aquatik Indonesia Sumut dan Kota Tanjungbalai
Screenshot 2026-09-25 093042
Bupati Baharuddin Siagian Salurkan Insentif untuk 540 Guru Sekolah Minggu se-Batu Bara
Screenshot 2026-09-25 092440
Peduli Keselamatan Nelayan, Bupati Batu Bara Bagikan 100 Life Jacket di Tanjung Tiram
Screenshot 2026-09-25 091914
Wakil Bupati Atika Dampingi Bupati Madina Paparkan Komposisi Rancangan P-APBD 2026
IMG-20260924-WA0192
Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA
Polling