Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Kamis 10 September 2026 – Penguatan sinergi antara data pertanahan dan pengelolaan keuangan daerah menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam meningkatkan kualitas administrasi pertanahan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Tugas dan Fungsi Bidang Pertanahan dengan Bidang Keuangan Daerah antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan, di Aula Utama Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Kamis (10/9/2026).
Penandatanganan disaksikan langsung oleh Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, didampingi Sekretaris Daerah H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE. PKS tersebut menjadi bagian dari upaya menyinergikan dan memadupadankan data pertanahan dengan data perpajakan daerah, khususnya dalam mendukung pengelolaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, menegaskan bahwa integrasi data menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang semakin akurat, transparan, dan efektif.
“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan langkah konkret untuk menyatukan data pertanahan dan data keuangan daerah. Dengan data yang lebih akurat dan terintegrasi, kita dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat optimalisasi PAD,” ujar Wali Kota.
Menurut Wali Kota, sinergi antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan Kantor Pertanahan harus terus diperkuat, termasuk melalui pemanfaatan teknologi informasi yang memungkinkan data dapat diakses dan dikelola secara lebih cepat, tepat, serta terintegrasi.
“Kita ingin membangun sistem yang memberikan kepastian, baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi antarperangkat daerah bersama BPN harus berjalan secara berkelanjutan sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berbasis data,” kata Letnan.Red
