Gerindrasumut.id | Jakarta,Senin 18 Mei 2026 – Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Padangsidimpuan, Dedi Iriansyah, melakukan kunjungan audiensi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat
Dalam audiensi tersebut, rombongan Pemerintah Kota Padangsidimpuan diterima langsung oleh Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si., guna membahas percepatan usulan untuk kegiatan landclearing dan pematangan lahan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Mandiri bagi masyarakat terdampak bencana tahun 2025.
Wali Kota Padangsidimpuan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota telah menetapkan lokasi pembangunan hunian tetap relokasi mandiri di atas lahan eks HGU PTPN IV seluas 27 hektare. Lokasi tersebut juga telah memperoleh tanggapan dan kajian teknis dari Badan Geologi sebagai dasar kelayakan pembangunan kawasan relokasi.
“Kami hadir ke BNPB untuk memastikan proses penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat. Pemerintah Kota Padangsidimpuan berkomitmen memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana,” ujar Wali Kota Dr. H. Letnan Dalimunthe.
Beliau menambahkan, dukungan dari BNPB sangat dibutuhkan khususnya dalam tahap landclearing dan pematangan lahan agar pembangunan huntap dapat segera direalisasikan.
“Relokasi mandiri ini menjadi langkah penting dalam pemulihan masyarakat. Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kota dan BNPB dapat mempercepat seluruh tahapan pembangunan sehingga masyarakat segera dapat menempati hunian yang lebih aman dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menyambut baik langkah proaktif Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam percepatan penanganan pascabencana serta koordinasi yang terus dibangun dengan pemerintah pusat.
Audiensi tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi teknis terkait permohonan usulan landclearing dan pematangan lahan untuk pembangunan kawasan hunian tetap relokasi mandiri bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Padangsidimpuan. Red
