Gerindrasumut.id | Jakarta,Senin 18 Mei 2026 – Usai melakukan audiensi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Tzu Chi Center Tower 2, Jalan Pantai Indah Kapuk (PIK) Boulevard, Jakarta Utara.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala External Relation & Social Project Tzu Chi Indonesia, Andre Zulman. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi kemanusiaan.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padangsidimpuan menyampaikan permohonan dukungan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) sebanyak 330 unit bagi masyarakat terdampak bencana di Kota Padangsidimpuan.
Dr. H. Letnan Dalimunthe menjelaskan bahwa Pemerintah Kota terus berupaya mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga terdampak.
“Kami berharap adanya dukungan dan sinergi dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dalam membantu masyarakat Kota Padangsidimpuan yang terdampak bencana. Pembangunan huntap ini bukan hanya tentang rumah, tetapi juga tentang menghadirkan harapan dan kehidupan baru bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padangsidimpuan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun lembaga sosial dan kemanusiaan, guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Pemulihan masyarakat terdampak bencana membutuhkan kerja bersama. Kami optimis dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan huntap bagi warga dapat segera terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan akan mempelajari usulan yang disampaikan sebagai bagian dari program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan yayasan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam menjalin komunikasi dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung percepatan penanganan pascabencana serta pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
