Dukung Percepatan Program Perumahan Subsidi di Sumut, Bank Sumut Siap Fasilitasi Kredit, Targetkan Proses Hanya Tiga Hari

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan Bank Sumut menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan program nasional Kredit Program Perumahan (KPP) di Sumatera Utara (Sumut), sesuai harapan Gubernur Sumut Bobby Nasution. Melalui kesiapan layanan di 233 unit kerja, Bank Sumut siap menjalankan implementasi KPP mulai 15 Oktober 2025, bertepatan dengan peluncuran Sistem Informasi Kredit Perumahan (SIKP) oleh Presiden Prabowo di Surabaya.

Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut, Syafrizalsyah menyebutkan bahwa seluruh infrastruktur layanan dan sumber daya manusia telah disiapkan untuk memastikan proses pengajuan KPP berlangsung cepat dan efisien.

“Seperti yang kami sampaikan di hadapan Pak Menteri, kami menargetkan proses pengajuan antara calon debitur dan bank rampung maksimal dalam tiga hari kerja. Ini bentuk nyata komitmen kami untuk memberikan layanan cepat, mudah, dan murah bagi masyarakat,” ujar Syafrizalsyah, Sabtu (11/10).

Bank Sumut juga secara aktif melakukan sosialisasi program ini ke berbagai pihak, termasuk pelaku usaha sektor perumahan dan UMKM. Produk KPP dinilai strategis untuk memperluas akses pembiayaan sektor perumahan, khususnya bagi pengembang lokal yang memiliki potensi besar namun keterbatasan akses ke pembiayaan formal.

Kesiapan Bank Sumut disambut positif oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam acara Sosialisasi KPP di Medan, Jumat (10/10). Dalam forum yang juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Sumut Bobby Nasution, dan sejumlah kepala daerah se-Sumut, Maruarar menantang Bank Sumut untuk menjadi pelopor realisasi KPP di daerah.

“Kalau Bank Sumut bisa hadir dengan layanan cepat dan bunga murah, rakyat pasti pilih bank daripada rentenir,” tegas Maruarar. Ia juga mendorong penguatan ekosistem yang sehat antara bank, pemerintah daerah, dan pengembang, agar program ini benar-benar menyentuh masyarakat luas.

KPP sendiri merupakan fasilitas kredit dengan 2 skema, skema 1 KPP sisi supply yang ditujukan untuk pengembang/kontraktor/toko bahan bangunan plafon hingga Rp5 miliar. Sedangkan Skema 2 KPP sisi demand untuk pelaku UMKM sektor perumahan dengan plafon sampai Rp500 juta, dengan bunga subsidi 5%.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution juga mendorong percepatan realisasi Program Tiga Juta Rumah, dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan melalui perluasan akses pembiayaan, penyederhanaan perizinan, serta penataan kawasan permukiman yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Seluruh pihak harus aktif mengambil langkah konkret untuk mengejar target ini. Tujuannya jelas, menyediakan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Bobby Nasution.

Bobby Nasution meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Sumut untuk segera melakukan sosialisasi program nasional perumahan ini kepada pemerintah kabupaten/kota. Ia juga mendorong kepala daerah agar memastikan kebijakan insentif dan kemudahan perizinan benar-benar diterapkan.

Bobby juga meminta PT Bank Sumut untuk berperan aktif dalam skema pembiayaan program rumah MBR. Menurut Bobby, sinergi antara BUMD dan pengembang sangat penting untuk memperluas akses akad kredit bagi masyarakat.

“Dari total kuota 20 ribu unit, saat ini sudah terealisasi sekitar 8.200 unit. Masih ada sekitar 11 ribu unit yang harus kita kejar. Karena itu, seluruh pihak harus berkolaborasi penuh. Kami ingin memastikan program ini menjadi prioritas dan benar-benar mempermudah masyarakat memiliki rumah,” jelasnya.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati menambahkan, berbeda dari KUR umum, KPP tetap dapat diakses meski debitur memiliki kredit komersial selama status kolektibilitasnya lancar.

Selain KPP untuk rumah tujuan usaha, Bank Sumut juga berkomitmen untuk perumahan subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dengan alokasi tambahan kuota 5.000 unit rumah, total target program ini untuk Sumut mencapai 20.000 unit. Adapun kelebihan KPR subsidi FLPP Bank Sumut yang berkolaborasi dengan Pemprov Sumut antara lain bebas biaya administrasi, bebas biaya provisi, serta bebas biaya akad untuk perumahan developer REI.

Bank Sumut berkomitmen menjadikan momentum ini sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan kredit produktif dan mendukung penguatan ekonomi daerah melalui sektor perumahan

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-03-07 114602
Baharuddin Siagian Letakkan Batu Pertama Rumah Tahfiz di Desa Pulau Sejuk, Perkuat Pendidikan Al-Qur’an di Batu Bara
Screenshot 2026-03-07 102940
Wali Kota Padangsidimpuan Serahkan SK Perpanjangan Perjanjian Kerja kepada 259 PPPK
1000103864-94342e88-default
Safari Ramadan di Pematangsiantar, Wali Kota Wesly Silalahi Salurkan Hibah Rp30 Juta dan Santunan Anak Yatim
642978404_18439332790114334_8387169257646636045_n
Sugiat Santoso: Ramadhan Momentum Pererat Silaturahmi, DPD Gerindra Sumut Bagikan 1.000 Takjil dan 150 Sembako
WhatsApp Image 2026-03-07 at 07.31
Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup
IMG-20260304-WA0011-1536x1024
Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang Perkuat Sinergi dengan BNN Labura untuk Perang Melawan Narkoba
audiensi
Bupati Labuhanbatu Sambut Audiensi BNNK Labura, Dukung Pendirian BNN Kabupaten di Rantauprapat
sekretaris-komisi-b-dprd-sumut-gusmiyadi-dok-pribadi_169 (1)
Gerindra Siantar Nilai PDIP Ungkit Anggaran MBG Hanya untuk Cari Perhatian
WhatsApp Image 2026-03-06 at 12.03
Ade Jona Prasetyo: Pastikan Stok BBM Aman, Warga Medan Diminta Tidak Panic Buying
647131716_1247028660853236_6475184398145026117_n
Wabup Madina Tindak Lanjuti Pesan Presiden untuk Pantau Harga Sembako
Polling