Gerindrasumut.id | Batam Senin 19 Januari 2026 Guna memperkuat kolaborasi dan sinergi antar pemerintah daerah, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., di Aston Hotel Grand Lotus, Kota Batam.
Rakernas XVII APKASI 2026 mengusung tema “Satu Misi, Satu Aksi Membangun Negeri” dengan subtema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera” dan dijadwalkan berlangsung hingga 20 Januari 2026. Forum nasional ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah kabupaten se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, sekaligus menjaring aspirasi daerah agar dapat disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Pusat.
Pembukaan Rakernas turut dihadiri jajaran pengurus APKASI, antara lain Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, Sekretaris Joune Ganda, Ketua Harian Dadang Supriatna, Bendahara Umum Radityo Egi Pratama, serta Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang. Sejumlah agenda strategis akan dibahas dalam Rakernas ini guna mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Rangkaian kegiatan pembukaan diawali dengan welcome dinner yang berlangsung tertib dan penuh keakraban. Acara dimulai dengan registrasi peserta, jamuan makan malam bersama para kepala daerah dan tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang diawali menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars APKASI, pembacaan doa, serta penampilan tarian persembahan.
Acara selanjutnya diisi dengan sambutan Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, sambutan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Rudy Mas’ud, serta sambutan Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi yang sekaligus membuka secara resmi Rakernas XVII APKASI 2026.
Dalam sambutannya, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi menegaskan bahwa Rakernas XVII APKASI merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi, menyatukan visi, serta merumuskan arah pembangunan daerah ke depan. Ia menekankan pentingnya memastikan kebijakan pembangunan daerah tetap berada pada koridor otonomi daerah dan tidak tergerus oleh sentralisasi kebijakan Pemerintah Pusat.
“Pembangunan daerah tidak boleh lagi hanya menjadi objek atau sekadar pelaksana kebijakan pusat, melainkan harus menjadi subjek aktif, terutama dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo,” tegas Bursah Zarnubi.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan buku “25 Praktik Terbaik Pemerintah Kabupaten” oleh Ketua Umum APKASI kepada Gubernur Kepulauan Riau serta Ketua Umum APPSI yang juga Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
