Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Madina, Wabup Atika Temukan Porsi di Bawah Standar

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Panyabungan,Selasa 7 April 2026 – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah untuk meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hasilnya, ditemukan sejumlah fakta lapangan yang menunjukkan kualitas sajian masih berada di bawah standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Sidak dimulai sekitar pukul 10.00 WIB di SDN 401 Merah Putih, Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan. Di lokasi ini, Wabup Atika menyoroti aspek sanitasi dan komposisi menu yang diberikan kepada siswa.

Saat tiba di lokasi, Atika mendapati ompreng makanan diletakkan langsung di atas lantai tanpa alas. Hal ini dinilai tidak higienis dan menyalahi standar operasional prosedur.

“Dari fakta di lapangan yang kami temui, masih ada yang belum terstandar sesuai dengan juknis (petunjuk teknis) yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional,” kata Atika.

Selain masalah penempatan, ia juga mengkritisi menu nasi goreng dengan lauk bakso ayam produk kemasan (frozen food). Ia juga mencatat buah-buahan disajikan tanpa bungkus plastik pelindung, yang berisiko terpapar kotoran.

Atika meminta pihak sekolah dan koordinator wilayah (Korwil) bersikap tegas jika pihak penyedia tidak mengikuti aturan. “Selama itu tidak sesuai juknis, kami berharap Korwil bisa mengambil keputusan,” imbuhnya.

Kondisi serupa ditemukan di SDN 093 Gunung Tua, Panyabungan. Atika menengarai adanya perbedaan kuantitas porsi antara kunjungan resmi pemerintah dengan hasil sidak mendadak.

“Kami melihat ada sedikit perbedaan antara saat datang secara resmi pada hari pertama operasional pasca libur Idul Fitri; nasinya agak sedikit kurang nampaknya secara kasat mata,” ungkapnya.

Sebagai langkah preventif, Wabup meminta para guru untuk mencicipi terlebih dahulu menu porsi besar sebelum dibagikan kepada siswa. Guru juga diwajibkan meminta data daftar gizi menu harian kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemerintah Daerah Madina berencana memperluas cakupan sidak hingga ke tingkat SPPG. Atika menekankan bahwa pengawasan ketat ini bertujuan agar anggaran negara benar-benar tersalurkan dalam bentuk asupan bergizi yang mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Menurutnya, keberhasilan program MBG berdampak langsung pada penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Madina.

“Kami turun bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi memastikan uang negara sampai ke anak-anak dalam bentuk makanan bergizi. Kami akan datangi SPPG secara bertahap, terutama yang menjadi catatan hari ini,” tutupnya.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

unnamed-2
Fraksi Gerindra: Penanggulangan Kemiskinan di Medan Jangan Hanya Berorientasi pada Bansos
WhatsApp Image 2026-10-26 at 15.20
Lima Instansi Deli Serdang Bersinergi, Delapan Sertipikat Tanah Wakaf Diserahkan untuk Perkuat Kepastian Hukum
Screenshot 2026-10-26 161031
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba Kabupaten Karo 2026
Screenshot 2026-10-26 160533
Bupati Baharuddin Siagian: Generasi Muda Harus Kreatif, Inovatif, dan Berani Berwirausaha
Alhamdulillah, kami terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral, e
Zulkarnaen Tegaskan Pentingnya Nilai Pancasila sebagai Landasan Moral dan Etika Publik
Screenshot_20261026_102217_Instagram
Fauzi SH Apresiasi Langkah Bobby Nasution Tangani Kabut Asap, Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila
Screenshot_20261026_100550_WhatsApp
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dokter Shinta Optimis Program Kesehatan Untuk Rakyat Berkelanjutan
Screenshot_20261025_203153_Gallery
Sugiat Santoso Serap Aspirasi Masyarakat di Batu Bara, Gerindra Perkuat Konsolidasi dan Dukung Asta Cita Prabowo
IMG-20261025-WA0900
Bobby Nasution, Zakiyuddin Harahap dan Bunda Yin Dukung Guang Ming Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak
1001264417-1792918057019
Ratusan Anggota Goju-Ass Sumut Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Putih Hingga Sabuk Hitam
Polling