Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu Genjot Pemulihan Ekonomi Pascabencana Lewat Padi Gamagora dan Demplot Cabai

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Tapanuliselatan – Rabu 4 Maret 206 Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menunjukkan optimisme kuat dalam memulihkan perekonomian daerah pascabencana besar yang terjadi pada 25 November 2025. Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menegaskan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tetap dipertahankan tanpa revisi, meski ribuan hektare lahan pertanian terdampak.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan tanam bersama bantuan demplot cabai dari Bank Indonesia Cabang Sibolga seluas setengah hektare atau sekitar 7.500 batang di Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok.

Bantuan dari klaster 2025 itu disalurkan kepada Kelompok Tani Dolok Marombun dengan varietas cabai F1 Hybrida Fulo produksi Bintang Asia, yang telah melalui masa pembibitan selama empat minggu.

Menurut Bupati, bencana November lalu menyebabkan lebih dari tiga ribu hektare sawah mengalami gagal panen. Dengan rata-rata produksi 5,5 ton per hektare, Kabupaten Tapanuli Selatan diperkirakan kehilangan sekitar 16.500 ton gabah, yang berdampak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), mengingat sektor pertanian menyumbang sekitar 43 persen terhadap perekonomian daerah.

“Kalau kita kehilangan tiga ribu hektare dengan rata-rata 5,5 ton per hektare, berarti kita kehilangan sekitar 16.500 ton gabah. Ini tentu berdampak dalam terhadap PDRB kita,” ujar Gus Irawan.

Meski pemerintah telah membangun 2.038 unit rumah sesuai kriteria Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bupati menilai jumlah warga terdampak secara ekonomi jauh lebih besar, terutama petani yang lahannya rusak meski rumah mereka selamat.

Untuk itu, ia meminta Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan kajian mendalam terhadap dampak bencana pada indikator makro ekonomi daerah sebagai dasar evaluasi kebijakan.

“Saya bukan orang yang mudah menyerah. Hasil studi itu kita jadikan titik awal untuk melakukan berbagai terobosan dengan kerja keras dan kerja cerdas untuk menutupi potensi penurunan,” tegasnya.

Salah satu strategi yang didorong adalah peningkatan produktivitas padi melalui varietas unggul Gamagora hasil pengembangan Universitas Gadjah Mada. Varietas ini dinilai cocok untuk lahan tadah hujan dan mampu menghasilkan hingga 9,6 ton per hektare dengan masa tanam sekitar 90 hari.

Bupati memperkirakan, jika produktivitas meningkat empat ton per hektare, maka sekitar lima ribu hektare lahan diperlukan untuk menutup kehilangan produksi akibat bencana. Namun, ia menargetkan minimal empat ribu hektare dapat segera dikejar.

Selain padi dan cabai, Bupati juga mendorong pemanfaatan lahan menganggur untuk komoditas hortikultura seperti timun guna mendukung kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan, Gus Irawan yakin pemulihan ekonomi Tapanuli Selatan dapat dipercepat tanpa harus mengoreksi target pembangunan.

“Saya yakin, dengan kerja keras, kerja cerdas, dan dukungan semua pihak, kita bisa bangkit tanpa harus merevisi RPJMD. Ini demi kepentingan masyarakat Tapanuli Selatan,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, menekankan pentingnya penguatan sisi suplai komoditas, khususnya cabai yang menjadi salah satu penyumbang inflasi tertinggi pada Desember 2025 pascabencana.

“Yang paling perlu adalah suplainya dulu kita dorong. Ketika produksi sudah banyak, baru kita pikirkan hilirisasi seperti pengeringan atau pembuatan pasta. Yang penting barangnya harus ada dulu,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Cabang Perum Bulog PSP Dido Peto Sipfarif, Kepala Dinas Pertanian Tapsel, Kepala Dinas Perikanan Tapsel, Camat Sipirok, Kepala Desa Sialaman, Ketua KTNA Juang Pakpahan, Ketua Kelompok Tani Tatengger, Ketua dan anggota Kelompok Tani Dolok Marombun, serta tokoh masyarakat setempat.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

1003439180
Bunda Yin Hadiri Pelantikan FAI Deli Serdang, Swimming Competition 2026 Jadi Panggung Lahirnya Atlet Menuju Olimpiade
Screenshot 2026-07-25 151311
Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Percepat Proyek 6.000 Titik Lampu Jalan, Gandeng PT PII Lewat Skema KPBU
images (25)
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Desak Hukuman Maksimal untuk Predator Anak di Tanjungbalai
WhatsApp Image 2026-07-24 at 10.27
Panen Perdana Semangka Kelompok Tani Mustahik Binaan BAZNAS Tapsel Dukung Kebutuhan SPPG
Screenshot 2026-07-24 105806
Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Terima Kunjungan Tim Wasev TMMD ke-129, Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Bangun Desa
Screenshot 2026-07-24 104851
Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Baru 27,74 Persen, Wali Kota Padangsidimpuan Dorong Perluasan Perlindungan bagi Seluruh Pekerja
Screenshot 2026-07-24 104559
Audiensi Penuh Keakraban, Wali Kota Padangsidimpuan Terima Silaturahmi dan Pamit Tugas Dandenpom I/2 Sibolga
WhatsApp Image 2026-07-23 at 21.25
Wabup Deli Serdang Hadiri Musprov XII PMI Sumut, Perkuat Sinergi Pelayanan Kemanusiaan
WhatsApp Image 2026-07-23 at 13.06
HANI 2026, Lom Lom Suwondo Ajak Semua Pihak Lindungi dan Penuhi Hak Anak
Screenshot 2026-07-24 105355
Peringati Harlah KNPI ke-53, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Inisiasi Perda Pembinaan dan Pemberdayaan Pemuda
Polling