Utusan Presiden Hashim Djojohadikusumo Pimpin Penanaman 1 Juta Bibit Aren di Tapanuli Utara

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Tapanulitengah Senin 12 Januari 2026 Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim yang juga Ketua Dewan Pembina Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira), Hashim Djojohadikusumo, menilai salah satu penyebab bencana di tiga wilayah Pulau Sumatra, karena akibat adanya perubahan iklim.

Perubahan iklim tersebut, menurutnya terjadi gara-gara banyaknya emisi karbon atau pelepasan karbon dioksida ke atmosfer bumi, akibat aktivitas manusia.

Indonesia sendiri, negara dengan penyumbang emisi karbon yang rendah, namun dirasa terkena dampak besar dari perubahan iklim, yaitu bencana hidrometeorologi.

“Ini ada satu fakta yang sebetulnya fakta yang pahit bagi bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menghasilkan setiap tahun, 3 ton karbon dioksida setiap jiwa. Bangsa China, Tiongkok, menghasilkan 7 ton karbon dioksida setiap jiwa. Bangsa-bangsa negara maju, Amerika, Eropa, Rusia, Jepang menghasilkan rata-rata 13 ton karbon dioksida setiap jiwa setiap tahun,” ujar Hashim di sela penanaman 1 juta bibit pohon di Tapanuli Utara, Sumatra Utara (Sumut) yang digelar Gekira, Minggu, 11 Januari 2026.

Walau cuma menghasilkan emisi karbon yang lebih sedikit dibanding negara maju atau negara besar, Indonesia jadi salah satu negara yang merupakan korban atau pihak yang teramat dirugikan akibat perubahan iklim.

“Itu fakta yang sangat menyedihkan. Kita yang menghasilkan sedikit relatif karbon dioksida, emisi karbon yang menyebabkan perubahan iklim. Kita yang menderita akibat kegiatan di negara-negara maju,” kata Hashim.

Hashim lantas mengakui, bahwa bencana alam masih akan terus terjadi di Indonesia. Sebab, kata dia, penanganan akibat dari perubahan iklim tak bisa singkat dilakukan. Setidaknya membutuhkan beberapa dasawarsa atau dekade.

Atas kondisi ini, Hashim meminta semua wilayah di Indonesia untuk selalu melakukan antisipasi terhadap bencana.

“Maka apa yang kita harus lakukan adalah persiapan untuk antisipasi bencana-bencana alam yang pasti akan terjadi lagi. Insya Allah tidak akan terjadi lagi di Sumatra Utara. Kita berharap betul. Ini tugas dari Pak Gubernur dan kepala daerah, Bupati untuk persiapan kalau terjadi lagi, bagaimana untuk memiminalisasi, kalau bisa mengurangi sampai nanti dampak negatif itu sedikit mungkin,” jelasnya.

Antisipasi bukan hanya dilakukan oleh para kepala daerah yang wilayahnya rawan bencana. Tapi semua kepala daerah di Indonesia. Karena, akibat dari perubahan iklim, wilayah yang tadinya jauh dari bencana hidrometeorologi, kini bisa berpeluang terkena.

“Tapi kepala daerah, bupati dan gubernur di provinsi lain harus sekarang harus antisipasi, harus persiapan. Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur juga rentan ya. Hujan itu di seluruh Indonesia. Saya punya dua rumah di Pulau Bali dan saya bersaksi Pak Bobby (Bobby Nasution/Gubernur Sumut), yang saya alami sejak 15 tahun ini itu curah hujan yang luar biasa di Pulau Bali, yang belum terjadi dulu. Hujan, hujan dan hujan lagi dan itu bukan hanya hujan grimis, itu seperti satu sungai jatuh Seperti dialami oleh rakyat Sumatra Utara,” papar Hashim.

“Jadi sekarang pembelajaran mungkin Gekira dan Gerindra bisa mengajarkan kepada seluruh 38 provinsi. Sudah harus antisipasi sekarang,” tandasnya.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-09-27 212500
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai HUT ke-81 PMI Labuhanbatu, Bupati Maya Hasmita Ajak Masyarakat Hidup Sehat
WhatsApp Image 2026-09-27 at 18.33
Fadly Abdina : Konsolidasi Pemuda Bangun Sinergi Yang Sehat dan Produktif Bersama Pemerintah Wujudkan Tanjungbalai EMAS
825340192_1879992733379960_3695550369994129536_n
Wabup Atika Buka Porsadin VII Kab. Madina
Screenshot 2026-09-27 203810
Sayap Partai Tidar : Diguyur Hujan dan Diselimuti Kabut, Family Gathering Kedan Ku Bersama 3 Komunitas Tetap Berlangsung Seru di Salbe
Screenshot_20260927_095245_Facebook
Wali Kota Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Fokus pada Kebutuhan dan Prioritas Pembangunan Daerah
Hari ini saya bersama Bung Ade Jona Prasetyo, Anggota Komisi XII DPR-RI yang juga Ketua DPD Part (1)
Gerakan ASRI di Islamic Center, Ade Jona Ajak Kader Gerindra Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan
Screenshot 2026-09-26 223106
Bupati Maya Hasmita Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel
Screenshot 2026-09-26 221017
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Exit Meeting BPK Sumut, Dorong Optimalisasi Tata Kelola dan Pelayanan RSUD.
Screenshot 2026-09-26 220447
Bupati Baharuddin Siagian Wisuda Doktor di UIN Sumut, Momentum Berbagi Beasiswa untuk Putra Berprestasi Batu Bara
WhatsApp Image 2026-09-26 at 21.50
Reses di Bandar Klippa, Muhammad Subandi Serap Aspirasi Warga dan Dorong Dukungan Program MBG serta Sekolah Rakyat
Polling