Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Kamis 1 Januari 2025 Rencana pemerintah pusat melalui RAPBN 2026 yang menempatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai motor penggerak ekonomi rakyat mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, H. Rusydi Nasution.
Menurutnya, kebijakan tersebut bukan hanya tentang perubahan arah pembangunan nasional, tetapi juga tentang kesiapan daerah dalam menjawab tantangan baru ekonomi kerakyatan.
Rusydi menilai, penguatan koperasi di tingkat desa merupakan langkah strategis yang selaras dengan semangat kemandirian ekonomi masyarakat. Ia menyebut bahwa koperasi menjadi wadah terbaik untuk memastikan nilai tambah ekonomi tetap berada di tangan rakyat.
Koperasi Merah Putih harus menjadi pilar baru dalam membangun ekonomi desa. Namun, keberhasilannya sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra itu menegaskan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan aparatur dan masyarakat desa agar mampu menyesuaikan diri dengan arah pembangunan baru.
“Kapasitas SDM harus kita tingkatkan dan energi kita fokuskan untuk dapat menangkap peluang pembangunan ini. Perubahan paradigma pembangunan ini harus kita elaborasi agar kita mampu menikmatinya. Kita harus berubah dan beradaptasi agar kita juga dapat mengambil peran dan manfaat akan perubahan ini,” terang Rusydi Nasution yang juga Ketua Himpunan Alumni IPB
Mantan Bankir ini juga menyerukan pentingnya kebersamaan lintas sektor dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif di tingkat lokal.
“Saya menyeru agar kita fokus, selesai dengan kepentingan pribadi dan kelompoknya, dan bergerak bersama untuk membangun Sidimpuan,” tambahnya.
Bagi Rusydi, kehadiran Koperasi Merah Putih bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi simbol kebangkitan kolektif masyarakat desa dalam menjemput perubahan.
