Paripurna Pertanggungjawaban APBD Sumut 2024, Rahmat Rayyan : Banyak Aset Pemprovsu Belum Dimanfaatkan Secara Maksimal

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan – DPRD Sumatera Utara menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran (TA) 2024 di ruang paripurna gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (23/7/2025). Fraksi Gerindra dalam pendapat akhirnya dibacakan Anggota DPRD Sumut, Rahmat Rayyan Nasution. meminta Pemprov Sumut untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sumatera Utara.

Salah satu caranya, dengan menggali potensi PAD dari sektor-sektor lain yang belum maksimal. “Untuk sektor pertanian, Fraksi Gerindra mendorong Pemprov Sumut untuk memanfaatkan lahan-lahan ‘tidur’, lahan-lahan ini harus ditingkatkan menjadi lahan produktif. Hasil pertanian juga harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” kata Rahmat.yang juga Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan (Dapil) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Selanjutnya, Fraksi Gerindra menekankan bahwa UMKM adalah sektor yang berpotensi besar dalam meningkatkan ekonomi dan peluang kerja. Untuk itu, pemerintah harus dalam mendukung UMKM untuk bisa bangkit dan lebih berdaya.

“Pendidikan dan kesehatan juga harus mendapatkan perhatian yang lebih besar dalam APBD. Program pendidikan dan pengembangan digitalisasi harus dilaksanakan,” tuturnya.

Rahmat Rayyan merupakan juru bicara Fraksi Gerindra dalam sidang paripurna itu juga menyebutkan, hingga saat ini banyak aset Pemprov Sumut yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Beberapa aset tersebut dikelola pihak ketiga, namun tidak memberikan kontribusi PAD seperti yang diharapkan.

“Fraksi Gerindra akan berpartisipasi secara aktif dalam mendukung program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” tutupnya.

Paripurna dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, juga diminta untuk lebih kreatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Pasalnya, Pemprov Sumut dinilai belum memaksimalkan pemungutan pajak, khususnya dari sektor pemungutan pajak secara digital.

Sebagaimana juga disampaikan dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Agustinus Zega, saat menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi PDIP. “Fraksi PDIP meminta agar Pemprov Sumut lebih kreatif, inovatif, dan bertindak ‘out of the box’ dalam optimalisasi peningkatan pendapatan daerah. Sebab Fraksi PDIP menilai, upaya optimalisasi pendapatan daerah melalui digitalisasi sistem pemungutan pajak sudah seharusnya sebagaimana perkembangan zaman, namun jawaban Gubernur terkait optimalisasi pendapatan tersebut belum konkret,” ucap Agustinus Zega pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus didampingi Wakil Ketua DPRD Sumut H. Ihwan Ritonga dan H. Salman Alfarisi dan dihadiri sejumlah Anggota DPRD Sumut itu.

Dalam paripurna yang turut dihadiri sejumlah Pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Sumut itu, Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti aspek pendidikan di Sumatera Utara. Fraksi PDIP mendesak agar Pemprov Sumut dapat memenuhi rasa keadilan untuk masyarakat dalam mendapatkan layanan pendidikan yang layak.

“Keadilan di bidang pendidikan itu harus ditunjukkan melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang layak dan merata. Pembangunan infrastruktur pendidikan harus diprioritaskan di daerah yang jauh dari akses pendidikan,” ujar Agustinus.

Selanjutnya, Fraksi PDIP juga menyinggung masalah pelayanan kesehatan di Sumatera Utara. Agustinus mengatakannya, Fraksi PDIP mengapresiasi upaya Pemprov dalam pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC). “Pemprov Sumut harus menginstruksikan kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk menyiapkan anggarannya terkait fasilitas kesehatan, termasuk program UHC,” katanya.

Untuk urusan wajib pekerjaan umum,
Fraksi PDIP mendukung Pemprov Sumut untuk melakukan tindakan penegakan hukum. Fraksi PDIP juga mengapresiasi rencana program kegiatan inventarisasi kerusakan jaringan irigasi.

“Penegakan hukum jangan hanya lips service. Masalah jaringan irigasi tersebut juga harus dilaporkan secara berkala ke DPRD (Sumut) melalui komisi terkait,” tuturnya.

Fraksi PDIP juga turut menyoroti masalah perkebunan dan peternakan di Sumatera Utara. “Fraksi PDIP mendesak Pemprov Sumut untuk turun dalam menyelesaikan persoalan konflik agraria yang masih terjadi di Sumut,” pungkasnya.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-09-21 173310
Semarak HUT TNI ke-81, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita Ikuti Fun Run 5K
WhatsApp Image 2026-09-21 at 16.47
Desa Bakaran Batu Wakili Deli Serdang dalam Evaluasi PHBS Tingkat Sumut
WhatsApp Image 2026-09-21 at 17.02
Bupati Gus Irawan Lantik 38 Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Tapsel
Screenshot 2026-09-21 171602
Bupati Batu Bara Turun ke Sawah, Panen Padi dengan Combine Harvester dan Salurkan Bantuan Pertanian
WhatsApp Image 2026-09-20 at 21.01
Lom Lom Suwondo Dorong Pendawa Indonesia Terus Berkontribusi bagi Pembangunan
Screenshot 2026-09-20 200548
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Hadiri Pelantikan Ketua DPC HIMA LUBIS Kota Medan Periode 2026–2030
WhatsApp Image 2026-09-20 at 19.18
Bupati Batu Bara Buka Kejuaraan Karate INKANAS Open Antar Pelajar se-Sumut, Diikuti 325 Atlet
Screenshot 2026-09-20 193844
Bupati Maya Hasmita Sampaikan Dua Usulan Pemanfaatan Lahan Eks PTPN IV Regional 1 Rantauprapat ke PTPN I
Screenshot 2026-09-20 193133
Sehat Bersama, Peduli Lingkungan: Zulkarnaen dan Ratusan Kader Gerindra Medan Gotong Royong
WhatsApp Image 2026-09-20 at 19.05
Bang Ihwan: Jadi Kader Gerindra Harus Hadir dan Memberikan Manfaat bagi Lingkungan
Polling