Wakil Bupati Tapteng Ikuti Sosialisasi Surat Edaran Bersama 6 Menteri Pembentukan Tempat Penitipan Anak

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | PANDAN-Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Bersama
(SEB) 6 (enam) Menteri tentang pembentukan dan penyelenggaraan tempat penitipan anak di Lingkungan Kementerian/Lembaga,
Pemerintah Daerah/Badan Usaha Milik Negara/Daerah, Swasta dan masyarakat secara virtual melalui Zoom meeting, bertempat di Ruang Rapat Garuda Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Rabu (09/07/2025).

Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Republik Indonesia Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd serta dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
Dr. Hanif Faisol Nurofiq.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/
BKKBN dan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menandatangani kesepakatan bersama atau MoU pengadaan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) sebagai syarat PROPER perusahaan.

Syarat Inovasi Tamasya untuk Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025 diberlakukan bagi perusahaan yang ingin mendapatkan kategori Emas.

“Kami punya inspirasi, ketika Saya kunjungan ke Kalimantan Timur, ada korporasi yang bekerja di bidang sawit, pekerjanya banyak, kemudian anak-anaknya gimana? Akhirnya kita bikin Tamasya. Karena itu harapan kami, korporasi yang berkenaan dengan
Kementerian Lingkungan Hidup nanti ada syarat PROPER-nya dengan menyiapkan Tamasya di perusahaan.”

Program Tamasya adalah tempat penitipan anak bagi para perempuan pekerja, yang mengedepankan tumbuh kembang anak, didampingi pengasuh berkompeten, serta layanan rujukan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, menegaskan syarat pengadaan Tamasya merupakan salah satu komitmen Pemerintah, khususnya bagi para perempuan pekerja untuk tetap memberikan pola asuh yang terbaik bagi anak-anaknya, tanpa menghilangkan hak-hak mereka untuk tetap bekerja. “Sehingga anak-anaknya, misal dari para pekerja sawit di kebun-kebun itu, tetap diasuh oleh ibu-ibu pengasuh.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memastikan perusahaan tanpa Tamasya tidak bisa mendapatkan kategori Emas dalam Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025.

Menteri Lingkungan Hidup mengatakan dari 5.476 perusahaan yang mengikuti PROPER tahun ini dan ingin mendapatkan kategori Emas, maka wajib melakukan inovasi sosial termasuk Tamasya yang masuk dalam program unggulan Kemendukbangga/ BKKBN.

“Untuk mencapai PROPER dengan predikat yang Emas atau Hijau dipersyaratkan harus memiliki Tamasya, sehingga dengan demikian kami akan mendukung penuh upaya dari Pak Menteri untuk menjaga anak-anak kita yang ditinggal orang tua bekerja.”

Selain itu MoU, juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk Tamasya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta Sosialisasi Surat Edaran Bersama enam menteri tentang Pembentukan dan Penyelenggaraan Tempat Penitipan Anak di Lingkungan Kementerian/
Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara/Daerah, Swasta dan Masyarakat kepada Pemerintah Daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri
Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah dan mewakili Pimpinan OPD Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Hari ini saya bersama Bung Ade Jona Prasetyo, Anggota Komisi XII DPR-RI yang juga Ketua DPD Part (1)
Gerakan ASRI di Islamic Center, Ade Jona Ajak Kader Gerindra Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan
Screenshot 2026-09-26 223106
Bupati Maya Hasmita Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel
Screenshot 2026-09-26 221017
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Exit Meeting BPK Sumut, Dorong Optimalisasi Tata Kelola dan Pelayanan RSUD.
Screenshot 2026-09-26 220447
Bupati Baharuddin Siagian Wisuda Doktor di UIN Sumut, Momentum Berbagi Beasiswa untuk Putra Berprestasi Batu Bara
WhatsApp Image 2026-09-26 at 21.50
Reses di Bandar Klippa, Muhammad Subandi Serap Aspirasi Warga dan Dorong Dukungan Program MBG serta Sekolah Rakyat
SAKIT TUMOR DI USIA SENJAPak Wagiman,warga Sampali mengidap penyakit tumor dengan status Bpjs K (1)
Dahnil Ginting Bergerak Bantu Warga Sampali Pengidap Tumor di Usia Senja
Screenshot 2026-09-25 205455
Pemkab Madina Tambah Anggaran Insentif Guru MDTA dan Pesantren Rp1,09 M di P-APBD 2026
Screenshot 2026-09-25 204912
Wabup Syafrizal: Batu Bara Buka Peluang Investasi, Kuala Tanjung Jadi Potensi Industri Strategis
Screenshot_20260925_135929_Instagram
Sufmi Dasco: Pelayanan Jemaah Haji Harus Dipastikan Sejak Tahap Perencanaan
Screenshot_20260925_115728_Drive
DPD Gerindra Sumut Hadiri Rakor DPP-DPD, Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Organisasi
Polling