Kerap Buat Onar, AMI Bawa Seorang Wanita Dalam Gangguan Jiwa Ke RSJ Binakarsa Tuntungan

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Deliserdang, Seorang wanita dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Sumatra, Utara Terpaksa harus dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Binakarsa Tuntungan.

Hal tersebut dilakukan karena wanita bernama Eva Tamala (24) tersebut kerap membuat onar di masyarakat serta sering memukuli orang tuanya sendiri.

Sehingga Eva pun dijemput oleh Yayasan Anak Milenial Indonesia (AMI) Yang di dampingi langsung oleh pembina Muhammad Dahnil Ginting SE.Kepada awak media Muhammad Dahnil Ginting SE yang juga seorang anggota DPRD Deli Serdang mengatakan, dirinya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan Eva.

Awalnya pihak keluarga memohon ke pihak desa terkait penanganan Eva yang kian meresahkan, lalu oleh pihak desa kemudian mengkoordinasikan dengan tokoh perduli sosial yang tidak lain tidak bukan adalah Muhammad Dahnil Ginting.

Tanpa banyak tanya, Muhammad Danil Ginting langsung tanggap, bersama Yayasan Anak Milenial Indonesia (AMI) segera mendatangi kediaman Eva.

Sesampainya di kediaman Eva, Muhammad Dahnil Ginting telah di tunggu oleh pihak desa dan juga Babinsa. Oleh tim kemudian Eva dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Binakarsa Tuntungan.

Seperti diketahui Yayasan Anak Milenial Indonesia (AMI) adalah sebuah organisasi sosial yang bergerak dalam upaya pemberdayaan dan perhatian kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Sementara itu Bupati Deli Serdang Asri Luddin Tambunan yang ditunjuk sebagai dewan kehormatan Yayasan Anak Milenial Indonesia, berharap kegiatan yang dilakukan AMI tidak hanya peduli terhadap ODGJ saja, tetapi juga mampu berkiprah di bidang-bidang lainnya hingga bermanfaat bagi masyarakat.

Pembina AMI Deli Serdang, Muhammad Dahnil Ginting SE. menyampaikan bahwa bantuan ini murni didasari oleh rasa kemanusiaan.

“Kita tidak harus saling mengenal untuk saling tolong-menolong. Ini bentuk tanggung jawab moral sebagai masyarakat apalagi ia merupakan seorang wakil rakyat di DPRD kabupaten Deli Serdang dari Partai Gerindra. Dirinya hanya ingin Eva sembuh dari penyakitnya.

Ia juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, agar para kader hadir nyata di tengah rakyat.

“Tidak boleh ada anak bangsa yang kehilangan haknya, baik itu pendidikan maupun kesehatan hanya karena miskin. Tugas kita menjembatani harapan mereka,” tegas Muhammad Dahnil Ginting.

Langkah cepat M Dahnil Ginting ini menuai banyak pujian dari masyarakat. Mereka menilai, kepedulian seperti inilah yang seharusnya dimiliki oleh setiap wakil rakyat yang benar-benar hadir saat rakyat sedang kesusahan.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-02-05 at 17.44
DPD Gerindra Sumut Bersama Kojira Salurkan Sembako untuk Ojol di HUT ke-18 Partai Gerindra
WhatsApp Image 2026-02-05 at 15.22
Sayap Partai Kompak  : Kesehatan Indonesia Raya ( Kesira ) HUT Ke 18 partai Gerindra memberikan Bantuan Kepada Masyarakat
WhatsApp Image 2026-02-05 at 12.21
Sayap Partai Bergerak : Hari ke-5 HUT Ke 18 Gerindra, PPIR Sumut Hadir untuk Korban Banjir
WhatsApp Image 2026-02-05 at 12.02
Semarak HUT Gerindra ke-18, Indra Gunawan Hiasi Kota Tebing Tinggi dengan Spanduk dan Umbul-Umbul
WhatsApp Image 2026-02-05 at 16.31
Wabup: Kemampuan Berpikir Kreatif dan Inovatif Jawab Tantangan Zaman
Screenshot 2026-02-05 112159
Bupati Karo Pimpin Rapat Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
627018124_1981817042548319_2309563848473531059_n
Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Klarifikasi Proyek KPBU Penerangan Jalan di Kemenkeu RI
626975058_18433532113114334_8953304603562753886_n
HUT Gerindra ke-18, PIRA Sumut Bagikan 200 Paket Sembako untuk Penarik Betor di Medan
Gubernur-terima-Audiensi-Bank-Sumut-4
Tegas, Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan
626567111_18393583783197981_2510682129514870357_n
Presiden Prabowo Tegaskan Diplomasi Realistis dan Prinsip Kehati-hatian Indonesia dalam Board of Peace
Polling