Gerindrasumut.id I Jakarta, 24 Oktober 2026- Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., melakukan audiensi strategis dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Nias Barat untuk memperjuangkan penguatan pembangunan sektor kesehatan.
Bupati Eliyunus hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan Nias Barat, Bdn. Yanasri Meni Gulo, S.Tr.Keb., MKM., Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, serta Kepala Subbagian Program. Audiensi tersebut juga diikuti Bupati Nias, Ya’atulö Gulö, S.E., S.H., M.Si., Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, serta Bupati Bone Bolango, Ismet Mile.
Dalam pertemuan itu, Bupati Nias Barat menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas, khususnya peningkatan sarana, prasarana, dan alat kesehatan (alkes) pada fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk RSUD Cerah Medika, serta pengembangan Puskesmas berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP).
Ketersediaan fasilitas dan peralatan medis yang memadai dinilai sangat penting untuk menunjang ketepatan diagnosis, meningkatkan mutu pelayanan, serta memperkuat kapasitas fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Pemkab Nias Barat juga mendorong peningkatan kualitas dan fungsi bangunan Puskesmas agar sesuai dengan standar pelayanan kesehatan primer. Pengembangan Puskesmas dengan pendekatan ILP diharapkan dapat memperkuat pelayanan yang terintegrasi dan berkesinambungan, mulai dari promotif dan preventif hingga kuratif dengan pendekatan berbasis siklus hidup.
Agenda krusial lainnya yang diperjuangkan adalah pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di RSUD Cerah Medika. Ketersediaan tenaga medis dan dokter spesialis yang memadai menjadi unsur mendasar untuk mendukung operasional rumah sakit secara optimal serta meningkatkan kapasitas layanan rujukan bagi masyarakat Nias Barat.
Menanggapi paparan tersebut, Wamenkes RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menyatakan siap mendukung dan menindaklanjuti kebutuhan Kabupaten Nias Barat.
“Terkait sarana, prasarana, alkes di faskes akan kita tindaklanjuti melalui revitalisasi kesehatan. Untuk pemenuhan dokter spesialis dasar akan dipenuhi melalui Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS),” tegas Wamenkes.
Turut mendampingi Wamenkes dalam audiensi tersebut, Dirjen Keslan, Dirjen Kesmas, Dirjen Farmalkes, dan Dirjen SDMK.
Bupati Eliyunus menegaskan, audiensi ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Nias Barat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan mudah dijangkau.
“Sinergi dengan pemerintah pusat sangat kami harapkan agar peningkatan fasilitas, pengembangan pelayanan kesehatan primer, dan pemenuhan tenaga kesehatan dapat dilaksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan dan prioritas daerah,” ujar Bupati Eliyunus.
Melalui audiensi ini, Pemkab Nias Barat berharap terbangun koordinasi yang berkelanjutan dengan Kementerian Kesehatan RI, sehingga berbagai kebutuhan prioritas sektor kesehatan dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, demi mewujudkan masyarakat Nias Barat yang lebih sehat dan sejahtera.Red
