Gerindrasumut.id | SIBOLANGIT, 3 Oktober 2026 — Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyerukan kader Laskar Gerindra Sumatera Utara untuk tidak hanya menjadi pengikut, tetapi berani bergerak dan mengambil peran nyata dalam mengawal agenda pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto.
Pesan tegas itu disampaikan Dahnil saat memberikan pembekalan pada Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Sumatera Utara di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (3/10/2026).
“Bergeraklah… bergeraklah,” tegas Dahnil di hadapan peserta Diklat Laskar Gerindra Sumut.
Dahnil mengatakan, pembekalan yang diberikan berkaitan dengan agenda gerakan pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, kader Gerindra harus memahami arah pembangunan sekaligus mampu menerjemahkan berbagai kebijakan pemerintah menjadi kerja nyata di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak para kader untuk aktif memastikan program-program pemerintah yang menyentuh masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, berjalan dengan baik dan tidak dirusak oleh perilaku koruptif.
Dahnil menyebut sejumlah program yang perlu terus dikawal di tingkat akar rumput, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan Cek Kesehatan Gratis.
“Awasi terus. Bergerak, kompak, berdampak,” pesannya.
Temukan Kader Penghafal Al-Qur’an
Dalam kesempatan tersebut, Dahnil juga berupaya mengenali latar belakang dan potensi para peserta Diklat. Ia menilai kader Gerindra memiliki beragam latar belakang, pengalaman, kemampuan, agama dan suku yang dapat menjadi kekuatan dalam menjalankan kerja-kerja sosial dan pembangunan.
“Saya berusaha menemukenali latar belakang dan prestasi kader-kader Gerindra,” ujar Dahnil.
Dari proses tersebut, Dahnil menemukan salah seorang kader yang memiliki latar belakang sebagai dai sekaligus penghafal Al-Qur’an.
Dahnil kemudian memberikan apresiasi dan mendorong kader tersebut agar terus mengembangkan kemampuan serta pengetahuan keagamaannya untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Bahkan, Dahnil meminta kader tersebut membuktikan kemampuannya dengan memberikan tausiyah di hadapan para anggota DPRD dari Fraksi Gerindra se-Sumatera Utara.
Menurutnya, nilai-nilai keagamaan penting menjadi bagian dari pengabdian kader, termasuk bagi mereka yang mendapatkan amanah sebagai anggota legislatif maupun berada di tengah masyarakat.
Hadiah untuk Peserta Diklat
Selain memberikan pembekalan, Dahnil juga memberikan apresiasi kepada sejumlah peserta Diklat Laskar Gerindra Sumut.
Lima orang peserta mendapatkan kesempatan menjadi petugas haji. Sementara empat peserta lainnya mendapatkan tiket umrah. Tidak hanya itu, dua peserta juga memperoleh hadiah sepeda motor.
Menariknya, penghargaan tersebut juga diberikan kepada peserta nonmuslim sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman kader dalam tubuh Partai Gerindra.
Dahnil menilai keberagaman tersebut merupakan kekuatan penting bagi Partai Gerindra sebagai partai nasionalis yang diisi kader dari berbagai latar belakang agama dan suku.
Ia mengaku salut melihat para kader Gerindra yang selama ini aktif berjuang di tengah masyarakat, termasuk mereka yang berprofesi sebagai imam masjid, marbot hingga penghafal Al-Qur’an.
Menurut Dahnil, keberadaan kader dengan latar belakang tersebut menunjukkan bahwa kerja politik dan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai sosial, kebangsaan dan keagamaan.
Diikuti 500 Kader dari 33 Kabupaten/Kota
Diklat Laskar Gerindra Sumatera Utara berlangsung selama tiga hari, 2–4 Oktober 2026, di Sibolangit. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 kader muda yang berasal dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Sejumlah tokoh dan jajaran Gerindra turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Endipat Wijaya, Sabam Rajagukguk, Ketua DPD Gerindra Sumatera Utara Ade Jona Prasetyo, Ketua Panitia Ihwan Ritonga, serta kader Gerindra dari unsur eksekutif dan legislatif.
Diklat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kader, mulai dari pemahaman terhadap arah perjuangan partai, kedisiplinan, koordinasi, militansi hingga kemampuan menjalankan peran di tengah masyarakat.
Dahnil menekankan, kader Gerindra harus mampu menjadi bagian dari solusi dan ikut memastikan program-program pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Bergerak, kompak, berdampak,” menjadi pesan yang ditekankan Dahnil kepada para peserta Diklat Laskar Gerindra Sumatera Utara.Red
