Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Selasa 29 September 2026 – Di tengah padatnya agenda kedinasan, Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., menyempatkan diri hadir di tengah warga yang tertimpa musibah kebakaran di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Senin (28/9/2026). Kedatangannya bukan sekadar meninjau lokasi, tetapi memastikan warga terdampak tidak menghadapi masa sulit seorang diri.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.30 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah warga kehilangan tempat tinggal serta harta benda. Musibah itu meninggalkan duka dan kerugian bagi masyarakat yang terdampak.

Setibanya di lokasi, Wali Kota langsung meninjau kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan. Beliau juga memastikan jajaran Pemerintah Kota Padangsidimpuan terus melakukan pendampingan dan penanganan terhadap kebutuhan masyarakat pascakebakaran.
Di hadapan warga, Wali Kota terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat hadir secara langsung.
“Pertama-tama saya menyampaikan permohonan maaf karena baru hari ini saya bisa hadir di tengah-tengah saudara-saudara saya yang terkena musibah kebakaran ini. Pada saat kejadian, saya sedang berada di luar kota dalam rangka menjalankan tugas kedinasan,” ujar Dr. Letnan.
Meski berada di luar daerah saat musibah terjadi, Wali Kota menegaskan bahwa penanganan terhadap warga terdampak langsung dikoordinasikan oleh jajaran Pemerintah Kota Padangsidimpuan.
“Walaupun saya berada di luar kota, saya langsung mengarahkan jajaran untuk melakukan penanganan. Pada hari itu juga kita mengaktifkan dapur umum, mendirikan tenda BPBD, serta menyiapkan posko kesehatan untuk membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak,” jelasnya.
Menurutnya, langkah cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk hadir sejak awal ketika masyarakat menghadapi musibah. Pemerintah, kata dia, tidak boleh hanya hadir setelah keadaan kembali normal, tetapi harus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa penanganan.
