Komisi B DPRD Sumut Turun Tangan Selesaikan Polemik Lahan Irigasi Asahan, Demi Selamatkan 5.000 Hektare Sawah

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan Kamis 6 Agustus 2026 – Komisi B DPRD Sumatera Utara mengambil langkah tegas untuk mempercepat penyelesaian persoalan lahan yang menghambat pembangunan jaringan irigasi di Kabupaten Asahan.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Rapat Komisi B DPRD Sumut, Rabu (5/8/2026), seluruh pemangku kepentingan dipertemukan guna mencari solusi atas sengketa lahan seluas sekitar 4,48 hektare yang menjadi titik krusial proyek tersebut.

RDP dipimpin Komisi B DPRD Sumut dihadiri Aripay Tambunan (Fraksi Gerindra), Heriyanto (Fraksi PKS), Syamsul Qamar (Fraksi Golkar) dengan menghadirkan warga, Kepala Desa Sei Silau Barat dan Desa Bunut, Camat Sei Silau, Dinas PUPR Kabupaten Asahan, Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, manajemen PTPN IV Regional I, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, serta Kantor Wilayah BPN Sumatera Utara.

Dalam rapat terungkap bahwa berdasarkan hasil overlay peta yang dilakukan, lahan yang selama ini dianggap masih menjadi bagian areal perkebunan ternyata tidak lagi memiliki tanaman milik PTPN IV Regional I dan berada di luar Areal Guna Usaha (AGU) perusahaan.

Meski demikian, secara administrasi lahan tersebut masih berkaitan dengan proses pembaruan Hak Guna Usaha (HGU) yang hingga kini belum diterbitkan pemerintah pusat.

Menurut Aripay, Komisi B menilai kondisi tersebut harus segera dipastikan agar tidak lagi menjadi penghambat pembangunan saluran irigasi yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Awalnya lahan ini dianggap bersengketa antara PTPN dan masyarakat. Setelah dilakukan overlay, ternyata lokasinya tidak lagi berada dalam kawasan yang digunakan perusahaan. Karena itu persoalan ini harus segera dipastikan agar proyek irigasi dapat berjalan

Dalam pembahasan juga disampaikan bahwa masyarakat telah menggarap lahan tersebut sejak puluhan tahun silam, bahkan sebelum kawasan perkebunan berkembang. Oleh karena itu, apabila pembangunan irigasi dilaksanakan, penyelesaian hak masyarakat harus menjadi perhatian seluruh pihak.

Komisi B menyoroti pentingnya percepatan pembangunan saluran irigasi mengingat bendungan yang menjadi sumber air telah selesai dibangun sejak 2021 dengan nilai investasi mencapai ratusan miliar rupiah. Namun hingga kini bendungan tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena jaringan irigasi belum tersambung.

Padahal, jika saluran tersebut selesai dibangun, lebih dari 5.000 hektare areal persawahan di Kabupaten Asahan akan memperoleh pasokan air yang memadai sehingga mampu meningkatkan produksi pangan dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Untuk memastikan tidak ada lagi perbedaan data, Komisi B DPRD Sumut memutuskan akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi bersama seluruh instansi terkait. Dalam kunjungan tersebut, DPRD meminta pejabat yang memiliki kewenangan mengambil keputusan hadir langsung, termasuk perwakilan BPN, BWS, PTPN IV Regional I, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta dinas teknis.

Di lapangan nantinya akan dilakukan pencocokan titik koordinat berdasarkan hasil overlay peta sekaligus dibuat berita acara sebagai dasar penyelesaian persoalan lahan.

Komisi B menegaskan tidak ingin kunjungan lapangan hanya bersifat seremonial, melainkan menghasilkan kepastian hukum mengenai status lahan sehingga pembangunan jaringan irigasi dapat segera dimulai.

DPRD Sumut berharap sinergi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat mampu mengakhiri polemik yang telah berlangsung bertahun-tahun. Dengan demikian, proyek irigasi strategis tersebut dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi ribuan petani di Kabupaten Asahan, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan di sumatera utara.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

IMG-20260921-WA1102
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan
Screenshot 2026-09-21 173310
Semarak HUT TNI ke-81, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita Ikuti Fun Run 5K
WhatsApp Image 2026-09-21 at 16.47
Desa Bakaran Batu Wakili Deli Serdang dalam Evaluasi PHBS Tingkat Sumut
WhatsApp Image 2026-09-21 at 17.02
Bupati Gus Irawan Lantik 38 Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Tapsel
Screenshot 2026-09-21 171602
Bupati Batu Bara Turun ke Sawah, Panen Padi dengan Combine Harvester dan Salurkan Bantuan Pertanian
WhatsApp Image 2026-09-20 at 21.01
Lom Lom Suwondo Dorong Pendawa Indonesia Terus Berkontribusi bagi Pembangunan
Screenshot 2026-09-20 200548
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Hadiri Pelantikan Ketua DPC HIMA LUBIS Kota Medan Periode 2026–2030
WhatsApp Image 2026-09-20 at 19.18
Bupati Batu Bara Buka Kejuaraan Karate INKANAS Open Antar Pelajar se-Sumut, Diikuti 325 Atlet
Screenshot 2026-09-20 193844
Bupati Maya Hasmita Sampaikan Dua Usulan Pemanfaatan Lahan Eks PTPN IV Regional 1 Rantauprapat ke PTPN I
Screenshot 2026-09-20 193133
Sehat Bersama, Peduli Lingkungan: Zulkarnaen dan Ratusan Kader Gerindra Medan Gotong Royong
Polling