Sidak : Komisi XII DPR Temukan Dugaan Kecurangan 125 Sopir Tangki BBM di Sumut, Distribusi Segera Dipercepat

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan Kamis 16 Juli 2026 – Komisi XII DPR RI menemukan dugaan kecurangan yang melibatkan 125 sopir truk tangki bahan bakar minyak (BBM) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sumatera Utara, Rabu (15/7/2026). Temuan tersebut diduga menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi BBM ke berbagai SPBU di wilayah tersebut.

Sidak dipimpin Anggota Komisi XII DPR RI, Ade Jona Prasetyo, dan turut didampingi Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sumatera Utara Benny Sihotang, Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Gerindra Ronggur, serta Wakil Wali Kota Medan Zakkiyuddin Harahap. Salah satu lokasi yang dikunjungi berada di SPBU Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang dan Binjai.

Dalam keterangannya, Ade Jona mengungkapkan adanya dugaan praktik kecurangan yang dilakukan oleh 125 sopir truk tangki BBM. Menurutnya, persoalan tersebut berdampak pada tersendatnya distribusi bahan bakar dari depot menuju SPBU.

“Tadi sudah dijelaskan masalah fraud ada 125 sopir yang begitu. Tapi kita terus koordinasi supaya langsung bisa menyelesaikan hal ini dan membawa tangki yang ada di depot untuk segera didistribusikan,” ujar Ade.

Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Komisi XII DPR RI bersama Pertamina dan Elnusa Petrofin telah menyepakati sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah penambahan 161 armada mobil tangki yang akan mendistribusikan BBM ke seluruh SPBU di Sumatera Utara.

Selain itu, sekitar 100 pengemudi mobil tangki dari berbagai daerah akan dialihkan sementara ke Sumatera Utara guna memperkuat proses distribusi.

“Solusinya dari hasil pertemuan dengan Pertamina dan Elnusa, pihaknya akan menambah 161 armada untuk pendistribusian minyak ke seluruh SPBU Sumut dan ada sekitar seratus sopir distribusi BBM dari beberapa daerah dialihkan ke Sumatera Utara untuk sementara waktu,” jelasnya.

Ade optimistis langkah tersebut dapat mempercepat penyaluran BBM dari terminal penyimpanan ke SPBU yang mengalami kekosongan stok.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi saat ini bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan BBM, melainkan terganggunya distribusi.

“Hari ini kami memastikan stok BBM masih cukup. Tapi kami minta secepat-cepatnya kepada pihak terkait, baik Pertamina maupun Elnusa Petrofin, untuk segera mengeksekusi pendistribusian minyak ke SPBU,” katanya.

Ade turut mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menyiapkan personel TNI dan Polri untuk membantu mengemudikan mobil tangki BBM. Namun, ia menegaskan bantuan tersebut hanya bersifat sementara.

Menurutnya, Elnusa Petrofin tetap harus segera menyelesaikan persoalan internal yang menjadi penyebab terganggunya distribusi agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal.

Di sisi lain, Komisi XII DPR RI mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan karena stok nasional dipastikan masih mencukupi.

“Kita minta masyarakat tetap tenang, jangan panic buying. Beli secukupnya. Karena stok BBM aman, hanya distribusinya saja yang perlu diperbaiki,” ujar Ade.

Meski upaya percepatan distribusi telah dilakukan, antrean panjang kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Medan. Bahkan beberapa SPBU terpaksa menghentikan sementara operasional karena kehabisan stok BBM.

Di kawasan Jalan Jamin Ginting, beberapa SPBU masih tutup hingga malam hari akibat kekosongan pasokan. Sementara di SPBU kawasan Brayan, antrean kendaraan roda dua, mobil, truk hingga kendaraan kontainer mengular dan menyebabkan kemacetan. Di lokasi tersebut juga terpampang pemberitahuan bahwa stok solar telah habis.

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU yang menjadi lokasi sidak Komisi XII DPR RI, di mana antrean kendaraan besar maupun kecil memadati area pengisian BBM hingga meluber ke badan jalan.

Komisi XII DPR RI meminta Pertamina dan Elnusa Petrofin segera merealisasikan langkah-langkah yang telah disepakati, termasuk penambahan armada dan pengalihan pengemudi dari daerah lain. Selain itu, dugaan kecurangan yang melibatkan 125 sopir truk tangki BBM diharapkan segera ditindaklanjuti agar tidak kembali menghambat distribusi dan pelayanan kepada masyarakat.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot_20260912_165205_WhatsApp
Waket Komisi XIII Hadiri Launching Tanam Bawang di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang
WhatsApp Image 2026-09-12 at 08.18
Bupati Tebar 10 Ribu Benih Ikan Mas di STM Hilir
WhatsApp Image 2026-09-12 at 08.22
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Paluh Sibaji Resmi Dimulai
WhatsApp Image 2026-09-11 at 22.25
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Serahkan Bantuan ke Warga Binaan Lapas Pemuda Langkat
WhatsApp Image 2026-09-11 at 22.25
Kuliah Umum di UINSU, Sugiat Minta Intelektual Berperan Atasi Persoalan Kebangsaan
Screenshot 2026-09-11 221824
Wali Kota Padangsidimpuan Terima Audiensi SD-SMP Plus Islam Terpadu.
WhatsApp Image 2026-09-10 at 23.03
Deli Serdang Bersiap Kurangi Timbunan Sampah Lewat PSEL Medan Raya
Screenshot 2026-09-11 102011
Bupati Karo Bersama Gubernur Sumut Jenguk Langsung Siswi Terdampak MBG Di Rumah Sakit
IMG-20260910-WA1236
Wawali Medan Respons Cepat Laporan Warga, Tinjau SDN 066667 Perumnas Mandala
802002946_1399780928911341_5358623159320873229_n
Wabup Atika Nakhodai HKTI Madina
Polling